Tampilkan postingan dengan label Perawatan Bayi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perawatan Bayi. Tampilkan semua postingan

6 Alasan Mengapa Bayi Menangis Yang Perlu Anda Ketahui

Bayi belum bisa mengekspresikan bahwa ia butuh sesuatu atau menyukai sesuatu dengan kata-kata. Menangis menjadi satu-satunya cara untuk berkomunikasi dengan orang tuanya. Semua bayi menangis dan perlu Anda ketahui bahwa bayi yang sehat menangis kira-kira tiga jam sehari. Akan tetapi, kadang sulit bagi orang tua untuk memahami apa sebab bayi mereka menangis.

Bagi orang tua terutama yang baru pertama kali memiliki anak, tentu pengalaman ini bisa membuat frustrasi. Mereka mengalami kesulitan memahami apa yang bayi mereka butuhkan. Apakah si kecil lapar, bosan, marah, atau butuh pelukan orang tuanya? Jika Anda sudah mengetahui pola menangis bayi, Anda akan bisa mengantisipasi apa yang dibutuhkan atau tidak dibutuhkan oleh si kecil.

Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa bayi menangis :

Lapar

Ini adalah alasan yang sering terjadi pada bayi ketika ia menangis. Bayi yang lebih muda lebih cenderung lapar ketika menangis. Jika si kecil menangis cobalah berikan ia ASI dan perhatikan apakah menolak atau tidak. Setelah Anda berikan ASI tapi bayi Anda masih menangis maka ada alasan lain mengapa bayi Anda menangis.

Tidak Nyaman

Bayi tidak menyukai pakaian yang ketat dan popok yang basah atau kotor. Periksalah dengan cermat bagaimana Anda memakaikan diaper pada si kecil, apakah terlalu ketat atau tidak. Pastikan tidak ada ruam popok dan bagian dari pakaian yang akan membuat bayi tidak nyaman.

Kedinginan atau Kepanasan

Bayi tidak suka mandi dengan air yang terlalu dingin. Suhu yang sangat ekstrem akan membuat si kecil tidak nyaman. Sebaiknya jangan memakaikan bayi dengan pakaian yang tebal pada saat cuaca panas. Untuk mengetahui apakah bayi merasa dingin atau panas maka sentuh dan rasakan pada bagian perut atau lehernya.

Butuh Pelukan Anda

Bayi Anda sangat membutuhkan pelukan dan sentuhan orang tuanya. Semakin muda usia bayi semakin ia membutuhkan pelukan dan sentuhan Anda. Si kecil membutuhkan kenyamanan dan itu dari Anda, orang tuanya.

Butuh Istirahat

Seringkali orang tua dan keluarga sangat senang dengan kehadiran satu keluarga baru yaitu si bayi. Saking senangnya, bayi diajak bermain sampai secara tidak sadar membuatnya lelah. Bayi menangis ketika merasa lelah. Oleh karena itu, bawalah bayi Anda ke tempat yang tenang dan hangat sehingga bisa menenangkannya dan membuatnya tidur.

Sakit atau Sedang Tidak Enak Badan

Anda sudah memberikan ASI, memastikan bahwa si kecil merasa nyaman, tapi bayi masih menangis tentu akan membuat Anda khawatir. Pola tangis bayi yang berbeda kemungkinan ia merasakan sakit. Bayi yang menangis terus menerus juga bisa menjadi tanda bahwa ia sakit. Namun, tidak satu orang tua pun yang bisa memastikan bahwa ada sesuatu yang salah pada bayi. 

Oleh karena itu, jangan ragu-ragu untuk  membawa bayi Anda ke dokter di klinik, puskesmas, atau rumah sakit. Dengan berkonsultasi ke dokter Anda akan mengetahui apakah bayi Anda menangis disebabkan penyakit atau bukan. Jika memang bayi mengalami sakit seperti diare atau sembelit maka konsultasikan dengan dokter untuk penanganan dan pengobatan yang baik.

Bagaimana Caranya Agar Bayi Bisa Tidur Nyenyak?

Banyak orang tua akan mengalami kurang tidur di dua minggu pertama setelah bayi lahir. Bagi orang tua yang baru memiliki anak pertama, mungkin akan mengalami kebingungan jika bayi tidak  bisa tidur. 

Perlu diketahui bahwa bayi sering bangun di malam hari karena waktu tidurnya lebih pendek dari orang dewasa. Inilah yang seringkali membuat orang tua tidak peka karena mereka langsung pergi tidur. Anda dan keluarga pasti tidak ingin terganggu terus menerus. Oleh karena itu, diperlukan solusi supaya si bayi dan orang tua bisa tidur dengan nyenyak di malam hari.

Pertama, mandikan si bayi sebelum tidur agar ia bisa rileks dan tenang. Setelah mandi, gendonglah bayi Anda dan dekaplah dengan penuh kasih sayang untuk membuatnya lebih rileks.

Kedua, pahami bayi Anda. Memahami bayi Anda bukan hanya merupakan kegiatan yang mengedukasi tapi juga cara yang baik agar bayi cepat tidur. Suara yang menenangkan mampu membantu bayi lekas tidur. Bayi Anda sudah mengenali suara Anda semenjak masih di dalam rahim. Itu sebabnya suara Anda membawa suasana yang rileks dan menenangkan untuk si kecil.

Ketiga, pijat bayi. Berikan pijatan ringan untuk si kecil. Orang dewasa senang dipijat, begitu pula dengan bayi. Pijatlah bayi Anda dengan lembut supaya si kecil merasa rileks.

Keempat, tidur siang secara rutin. Bayi yang kurang tidur lebih sering terbangun di malam hari. Biarkan bayi Anda tidur siang ketika ia lelah. Cara ini dapat membantunya tidur lebih baik di malam hari.

Kelima, berikan kesempatan bagi bayi Anda untuk tidur sendiri. Jika Anda membiarkan bayi Anda beberapa menit maka ia asekan ring melakukannya. Bayi yang tidur sendiri akan menciptakan kebiasaan tidur yang baik. Tentu saja, Anda bisa menemani bayi Anda tidur walaupun tidak sering.

Penting bagi Anda untuk menjalani rutinitas secara konsisten. Bila Anda menggunakan rutinitas di atas dengan konsisten, maka Anda akan mendapatkan waktu tidur yang lebih lama. Tentu saja, bayi Anda akan tidur lebih cepat dan lebih baik setiap waktu.

Akan tetapi, bila Anda sudah melakukan rutinitas tersebut dan masih memiliki masalah dengan bayi Anda, silakan konsultasi ke dokter ahli untuk mendapatkan saran terbaik.

Manfaat Minyak Zaitun Untuk Bayi

Minyak zaitun sudah sangat terkenal akan manfaatnya selama ribuan tahun. Bagi orang dewasa, minyak ini seringkali digunakan untuk perawatan kulit. 

Minyak zaitun mengandung banyak vitamin E yang membantu melawan penyakit kanker dan jantung. Selain itu, minyak ini juga membantu program diet yang menghindari lemak jahat. Kandungan polifenolnya dapat membantu melindungi tubuh Anda dari kerusakan sel. Dengan mengkonsumsi minyak zaitun, maka dapat membantu melindungi Anda dari bahaya berbagai penyakit kanker seperti kanker usus besar, rahim, payudara, kulit, dan paru-paru. 

Namun, apakah minyak zaitun bermanfaat untuk bayi juga?

Minyak Zaitun Untuk Kulit Bayi

Minyak zaitun banyak digunakan untuk memijat bayi. Akan tetapi, menurut penelitian, minyak zaitun bukanlah cara terbaik untuk perawatan kulit. Sebaiknya jangan menggunakan minyak zaitun pada bayi yang memiliki kulit kering dan kulit pecah-pecah.

Rendahnya kandungan asam linoleat (sejenis asam lemak) pada minyak zaitun bermanfaat untuk memperkuat pertahanan kulit. Sedangkan kandungan asam oleat yang tinggi pada minyak zaitun dapat menyebabkan lapisan kulit bayi mudah ditembus partikel dari luar tubuh. Artinya, pertahanan kulit bayi Anda terbuka.

Jika kulit bayi Anda terkena eksim, maka minyak zaitun akan memperburuk keadaan. Bayi yang baru lahir belum membutuhkan lotion untuk kulitnya.

Jadi, minyak zaitun tidak direkomendasikan untuk digunakan pada kulit bayi. Alasannya, belum ada penelitian yang membuktikan bahwa minyak zaitun baik untuk kulit bayi.

Minyak Zaitun Untuk Makanan Bayi

Bayi yang boleh mengkonsumsi makanan dengan campuran minyak zaitun adalah yang berusia enam (6) bulan ke atas. Minyak zaitun sangat baik untuk bayi karena lebih sehat daripada minyak lain. Sebaiknya berikan si kecil minyak zaitun murni. Minyak zaitun mengandung asam lemak yang baik untuk otak dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh bayi.

Jika bayi Anda sudah makan makanan padat, Anda bisa memberikannya makanan dengan minyak zaitun. Bayi yang mengalami sembelit akan terbantu dengan mengkonsumsi minyak zaitun. 

Shaken Baby Syndrome - Penyebab, Gejala dan Perawatan

Merawat bayi bisa menjadi merepotkan, terutama bagi orang tua baru. Bayi kadang sering menangis keras dan lama sehingga membuat orang tua atau pengasuhnya menjadi tidak berdaya menenangkannya. Pada kondisi tersebut, orang tua atau pengasuh kadang menjadi frustrasi dan mencoba menghentikan tangisan bayi dengan mengguncangkannya secara kasar.

Mengguncang bayi dengan kasar bisa memicu terjadinya shaken baby syndrome. Shaken baby syndrome / SBS (sindrom bayi terguncang) merupakan trauma yang diakibatkan oleh pelecehan dan kekerasan terhadap bayi. SBS terjadi jika bayi terguncang, dibanting, dipukul atau dibuang. Akibatnya, bayi memiliki resiko mengalami luka atau cacat seumur hidup.

Ketika bayi secara fisik terguncang, sebagian besar kekuatan diletakkan pada leher dan otak bayi. Otot leher bayi yang masih dalam perkembangan tidak bisa mengatasi goncangan kuat. Akibatnya, bayi mungkin menderita trauma kepala atau leher dan cedera tulang belakang. Kepala dan otak bayi sangat rapuh dan rentan terhadap cedera jika terguncang.

Tanda-Tanda SBS

Bayi yang menderita shaken baby syndrome menunjukkan tanda dan gejala sebagai berikut :

- Perubahan perilaku dan peningkatan iritabilitas.
- Kelelahan yang berlebihan, jatuh tidur dan bahkan pingsan.
- Sebuah warna kulit pucat dengan kemungkinan warna kebiru-biruan.
- Kurangnya nafsu makan dan penolakan untuk makan atau minum.
- Muntah
- Kemungkinan tubuh bayi kejang.
- Perdarahan mata.
- Pola pernapasan tidak menentu atau bahkan berhenti bernapas.
- Pembengkakan otak.

Apa akibat jangka panjang dari Shaken Baby Syndrome?

Kebanyakan bayi yang menderita Shaken Baby Syndrome tidak mengalami kematian tapi menderita cacat seumur hidup. Efek jangka panjang akibat Shaken Baby Syndrome dapat mencakup antara lain:

- Kebutaan.
- Kesulitan berbicara.
- Kelumpuhan.
- Keterbelakangan mental.
- Kehilangan pendengaran.
- Kesulitan belajar.

Perawatan Shaken Baby Syndrome

Seorang anak dengan sindrom bayi terguncang harus dirawat di rumah sakit. Masalah pernapasan dapat diobati dengan bantuan pernapasan, pembengkakan otak dengan pengeringan darah dan suhu dengan obat atau pendinginan kasur. Pengobatan dapat juga diberikan untuk masalah kejang.

Pencegahan Shaken Baby Syndrome

Ada beberapa cara untuk menenangkan dan menghentikan tangisan bayi antara lain :

- Memeriksa apakah bayi lapar.
- Membuat bayi bersendawa.
- Mengganti popok bayi.
- Memberikan dot pada bayi.
- Mengajak bayi jalan-jalan.
- Menggendong bayi dekat dengan tubuh Anda.
- Menyalakan musik.

Jika Anda marah atau frustasi sebaiknya :

- Ketika Anda perlu beristirahat, minta bantuan teman atau saudara untuk mengurus bayi.
- Jika Anda sendirian, letakkan bayi di sebuah tempat yang aman, seperti tempat tidur dan pergi ke ruangan lain untuk beberapa menit, ambil nafas dalam-dalam, tenang dan tunggu 10 menit sebelum Anda kembali ke bayi.
- Jangan mengguncang si kecil.

Jika Anda masih ragu apakah bayi Anda menderita shaken baby syndrome atau tidak, sebaiknya segera bawa si kecil ke rumah sakit dan berkonsultasi dengan dokter.

Kapan Memperkenalkan Makanan Padat Kepada Bayi?

Bayi yang sedang dalam masa perkembangan dan pertumbuhan membutuhkan asupan zat besi dan nutrisi lain yang terkandung dalam makanan padat. Setelah kelahiran hingga usia enam bulan, bayi masih menyimpan nutrisi zat besi sejak dalam kandungan. ASI dan susu formula juga mengandung zat besi yang penting untuk si kecil. Ketika bayi dikenalkan makanan padat, ia akan belajar untuk makan.

Namun, memperkenalkan makanan padat kepada bayi bisa menjadi membingungkan bagi sebagian orang tua. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk mengetahui cara yang benar agar makanan yang diberikan kepada bayi tepat untuk pertumbuhannya.

Kapan mulai memperkenalkan makanan padat kepada bayi?

Kebanyakan bayi siap diberi makanan padat pada usia antara 4-6 bulan. Ini merupakan waktu yang baik untuk mulai memperkenalkan makanan padat karena pada saat itulah bayi membutuhkan lebih banyak nutrisi, seperti zat besi, yang menyediakan makanan padat sebagai tambahan atau pendamping ASI atau susu formula.

Pada usia ini, bayi sudah siap untuk mengalami rasa dan tekstur baru. Memperkenalkan makanan padat kepada bayi akan membantu perkembangan gigi dan rahangnya.

Tanda-Tanda Bayi Siap Diberi Makanan Padat

Setiap bayi berbeda tetapi ada beberapa tanda-tanda yang dapat memberitahu Anda saat bayi Anda sudah siap untuk makanan padat.

- Bayi sangat tertarik ketika melihat Anda makan bahkan mencoba meraih makanan Anda.

- Membuat gerakan mengunyah dengan mulut.

- Bayi sudah bisa menyimpan makanan di mulutnya.

- Bayi akan membuka mulutnya ketika menawarkan makanan dengan sendok.

- Kontrol kepala dan leher yang baik dan kemampuan untuk duduk tegak bila didukung.

- Nafsu makan bertambah.

Tips Memperkenalkan Makanan Padat Kepada Bayi

- Kenalkan bayi pada satu jenis makanan seperti bubur susu tanpa tambahan makanan padat lain.

- Pada permulaan, Anda bisa memberi satu hingga dua sendok teh makanan. Porsi bisa bertambah seiring dengan pertumbuhan bayi yang semakin besar.

- Beri jeda beberapa hari, setidaknya empat hari, sebelum memperkenalkan makanan lain agar bayi mengenal dan menerima makanan baru. Dengan waktu jeda ini, Anda juga bisa mengetahui apakah bayi alergi terhadap makanan yang diberikan.

- Ketika bayi sudah di atas enam bulan, Anda bisa memberinya nasi tim saring.

- Pada usia 8 hingga 12 bulan, Anda bisa memberi si kecil makanan yang hanya dicincang.

- Anda bisa memberikan bayi Anda buah-buahan, tepung-tepungan lalu sayuran sebagai Makanan Pendamping ASI.

- Setelah bayi berusia enam bulan, biasanya ia sudah bisa diberi daging, ikan dan telur. Akan tetapi, bila bayi alergi terhadap daging, ikan dan telur, Anda sebaiknya memberikannya setelah bayi berusia satu tahun.

- Jadwal makan bayi bisa fleksibel atau dalam waktu-waktu tertentu, tergantung dengan keadaan bayi ketika mengalami lapar dan haus. Pada saat-saat tersebut, sistem pencernaan bayi sudah siap menerima, mencerna, dan menyerap makanan.

Buatlah acara makan si kecil menjadi menyenangkan ketika memperkenalkan makanan padat kepada bayi, sehingga menjadi pengalaman yang luar biasa bagi Bunda maupun bayi.

Manfaat Menyusui ASI Untuk Ibu dan Bayi

Setelah bayi lahir, satu hal yang pertama kali perlu dilakukan ibu adalah menyusui. Air Susu Ibu ( ASI ) merupakan makanan alami yang sangat direkomendasikan karena berbagai manfaatnya baik untuk bayi maupun ibu. Kandungan dalam ASI dibutuhkan bayi untuk tumbuh dan berkembang. Antibodi yang terkandung dalam ASI bermanfaat untuk menjaga kesehatan si kecil dan membantunya memerangi penyakit.

Para dokter dan ilmuwan menyarankan para ibu untuk menyusui bayi pada tahun pertamanya, dan memberi ASI eksklusif setidaknya pada 6 bulan pertama agar bayi tumbuh dengan sehat. Menyusui ASI juga sangat penting dan menjadi pilihan terbaik untuk kesehatan dan pertumbuhan bayi yang lahir prematur.

Manfaat Menyusui ASI Untuk Bayi

- ASI mudah dicerna bayi.

- ASI mengandung nutrisi dan antibodi pelindung.

- Menyusui ASI membantu pertumbuhan dan perkembangan bayi baik fisik maupun emosional.

- Menyusui ASI membantu bayi Anda dari infeksi dada, meningitis, infeksi telinga dan infeksi urin.

- Menyusui ASI dapat menurunkan resiko serangan SIDS atau sindrom kematian bayi mendadak.

- Menyusui ASI dapat melindungi bayi dari masalah perut kronis, kanker pada anak, alergi, eksim atau asma.

- Menyusui ASI membantu mengurangi risiko obesitas dan dapat membantu mengurangi risiko diabetes di kemudian hari.

Manfaat Menyusui ASI Untuk Ibu

- Menyusui membantu pemulihan ibu setelah melahirkan.

- Menyusui dapat mengurangi resiko kanker payudara pre menopause, kanker ovarium, osteoporosis dan patah tulang pinggul di kemudian hari.

- Menyusui dapat membantu mengurangi berat badan ibu setelah meningkat pada masa kehamilan.

- Menyusui bisa menjadi pemacu bagi ibu untuk menjalani gaya hidup sehat.

- Menyusui dapat meningkatkan hubungan emosional yang lebih kuat antara ibu dan bayi.

Bunda dianjurkan untuk memberi ASI eksklusif kepada bayi setelah kelahiran sampai bayi berumur 6 bulan. ASI eksklusif dapat memenuhi kebutuhan cairan bayi Anda. Oleh sebab itu, bayi tidak membutuhkan air, minuman atau makanan lain sampai ia berusia sekitar enam bulan.

Setelah bayi berusia enam bulan, sebaiknya Anda memperkenalkan makanan pendamping (padat). Teruskan menyusui sampai bayi berusia setidaknya satu tahun atau lebih.

Cara Perawatan Tali Pusat Bayi Baru Lahir

Tali pusat merupakan penghubung janin dan plasenta selama bayi masih dalam kandungan ibunya. Plasenta memiliki peran penting dalam menyediakan oksigen dan makanan untuk bayi yang belum lahir. Namun, ketika si kecil lahir tali pusat tidak lagi diperlukan.

Ketika bayi lahir, dokter memotong tali pusar mereka. Pemotongan tali pusat bayi menyisakan tunggul sekira 1 inchi, yang secara alami akan lepas dalam jangka waktu normal 7-10 hari. Namun, ada beberapa kasus tunggul tali pusat lepas dalam dua minggu.

Perlakuan yang buruk pada sisa tali pusat bayi dapat menyebabkan infeksi. Oleh karena itu, sangat penting bagi orang tua untuk mengetahui perawatan tali pusat yang benar. 

Berikut adalah beberapa tips tentang cara perawatan tali pusat bayi yang baru lahir:

- Jaga tunggul tali pusat agar tetap kering. Tali pusat basah menjadi tempat berkembang biak yang ideal untuk mikroba. Bayi baru lahir tidak memiliki kekebalan untuk melawan mikroba. Oleh karena itu, sangat penting untuk menjaga tunggul tali pusat pada bayi yang baru lahir tetap kering sampai tunggul jatuh / lepas.

- Tali pusat harus dibersihkan secara teratur. Anda bisa membersihkan tunggul tali pusat dengan air matang dan kapas. Hindari membersihkan tali pusat bayi dengan betadine atau salep karena kulit bayi masih sensitif.

- Untuk mempercepat proses penyembuhan, bayi harus memakai popok dan baju longgar agar sirkulasi udara baik. Hindari memakaikan bayi dengan bodysuit jika tunggul tali pusatnya belum lepas.

- Bila tunggul tali pusat belum jatuh atau lepas, sebaiknya Anda memandikan bayi dengan diusap atau dilap saja supaya tali pusat tidak basah.

- Hindari gesekan antara tali pusat dengan popok bayi dengan melipat bagian atas popok.

Kapan Pergi Ke Dokter?

Sebaiknya Anda membawa bayi ke dokter jika menemukan tanda-tanda infeksi tunggul tali pusat sebagai berikut :

1) Tunggul tali pusat berwarna kemerahan dan muncul bengkak.

2) Tunggul terus berdarah.

3) Muncul nanah kekuningan.

4) Tunggul mengeluarkan bau busuk.

Cara Merawat Bayi Prematur Di Rumah

Bayi dikatakan lahir secara prematur jika lahir kurang dari 37 minggu (normalnya 37 - 41 minggu), berat badan di bawah berat badan bayi normal, pada dasarnya kurang dari 1300 gram. Karena dilahirkan sebelum waktunya, organ-organ vital bayi biasanya belum berkembang secara sempurna. Kondisi ini menyebabkan berbagai masalah kesehatan, biasanya menyebabkan masalah pada pertumbuhan dan perkembangan bayi.

Bayi prematur memerlukan perawatan medis tambahan di Neonatal Intensive Care Unit (NICU) segera setelah lahir. Sebagai orang tua dari bayi prematur, Anda harus menyadari bahwa anak juga akan membutuhkan perawatan tambahan untuk dua tahun pertama kehidupan mereka setelah pulang ke rumah.

Karena kondisi yang lemah dan tidak stabil, bayi prematur perlu perawatan khusus. Orang tua dengan bayi prematur harus tahu perawatan yang tepat untuk memberikan untuk memastikan bahwa bayi selalu dalam kondisi optimal. Jika Anda memiliki bayi yang prematur, berikut adalah beberapa tips tentang perawatan yang dapat Anda coba:

- Setelah meninggalkan rumah sakit, penting bagi Anda untuk tetap memeriksakan bayi Anda secara rutin. Dengan pemeriksaan rutin ini, dokter dapat memantau keadaan bayi terutama berat badan bayi. Dokter juga akan merekomendasikan program pemberian makanan khusus yang mungkin termasuk formula khusus yang dikombinasikan dengan sejumlah vitamin. Vitamin akan membantu untuk memastikan bahwa bayi Anda tetap sehat dan dapat terus tumbuh pada tingkat normal dalam beberapa bulan pertama.

- Kesehatan bayi prematur Anda sangat tergantung pada jumlah dan jenis makanan yang diberikan. Sebaiknya Anda menyusui bayi, setidaknya 8 sampai 10 kali sehari dengan interval sekitar empat jam, untuk menjaga agar si kecil tetap cerah, sehat dan mencegah dehidrasi.

- Sebisa mungkin, sebaiknya Anda menghabiskan banyak waktu dengan bayi Anda. Bayi Anda membutuhkan lebih banyak perhatian dan cinta dari orang tuanya. Biarkan bayi Anda mencium aroma, menyentuh wajah dan mendengar Anda.

- Kapan sebaiknya mulai memperkenalkan makanan padat kepada bayi? Disarankan agar Anda mulai memperkenalkan makanan padat ke bayi pada usia 6 bulan. Tidak seperti bayi yang lahir secara normal, dimana diet makanan padat bisa dimulai pada usia 4 bulan, bayi prematur membutuhkan lebih banyak waktu agar saluran pencernaannya berkembang dan bisa belajar menelan.

- SIDS (Sudden Infant Death Syndrome / Sindrom Kematian Bayi Mendadak) umum terjadi pada bayi prematur. Pastikan Anda memposisikan bayi terlentang saat tidur, jangan dalam posisi tengkurap. Tidur yang cukup sangat penting bagi bayi Anda untuk tumbuh sehat dan cepat. Bayi Anda harus tidur tidur siang minimal 3 sampai 4 kali sepanjang hari tapi dengan interval pendek.

- Bayi prematur memerlukan imunisasi untuk menjauhkan dari infeksi. Seorang bayi prematur lebih rentan terhadap penyakit dikenakan karena pertumbuhan fisik belum matang dan sistem kekebalan tubuh belum berkembang. Anda bisa berkonsultasi dengan dokter anak mengenai jadwal vaksinasi khusus.

Prematur anak membutuhkan perawatan tambahan dan kesabaran. Perlu diingat, bahwa Anda perlu tidak terlalu khawatir ketika bayi Anda mungkin tidak tumbuh secepat bayi yang lahir normal. Berpikir positif akan membantu Anda menghadapi masalah dengan cara yang lebih mudah. Tunjukkan kasih sayang Anda untuk si bayi karena penting untuk perkembangannya.

Anda harus optimis bahwa si kecil akan tumbuh normal seperti bayi yang lahir normal. Bayi prematur akan mengejar ketinggalan dalam pertumbuhan dan perkembangannya. Setelah usia 2 tahun, anak Anda tampak tidak berbeda dengan anak lainnya.

Ini Dia Cara Menyusui Bayi Yang Baik dan benar

Menyusui menjadi saat paling indah dan berharga bagi Anda para ibu, terutama bagi ibu baru. Selain memberikan nutrisi terbaik bagi si bayi, menyusui membangun ikatan emosional antara ibu dan bayi. Dalam beberapa kasus, telah ditemukan bahwa bayi merasakan tekanan emosional jika mereka tidak mengalami kontak pribadi dan kedekatan dengan ibunya. Oleh karena itu, sangat penting bagi para ibu untuk menyusui bayinya.

Menyusui tidak hanya baik untuk bayi tapi untuk ibu juga. Rutin menyusui bayi dapat melindungi Anda terhadap kanker payudara, kanker ovarium dan lemah tulang.

Setiap bayi yang baru lahir perlu disusui minimal setiap 2 jam siang hari, setiap 3 jam di malam hari. Setiap 24 jam Anda menyusui bayi sekitar 8 sampai 12 kali. Bayi tidak boleh melampaui 3 jam tanpa disusui.

Setiap sesi menyusui harus berlangsung sekitar 10 sampai 15 menit per payudara atau sampai bayi kenyang. Anda harus mulai menyusui sedini mungkin setelah kelahiran anak Anda dan memberi bayi ASI eksklusif selama minimal 6 bulan. Anak-anak dapat terus menyusui sampai usia 2 tahun.

Untuk membantu Anda memulai benar, Anda perlu menyadari tentang beberapa prinsip dasar menyusui. Berikut ini adalah tips yang akan membantu Anda untuk menyusui dengan nyaman.

- Pertama-tama Anda perlu memastikan posisi yang nyaman. Anda dapat menempatkan bantal di pangkuan Anda untuk mengganjal bayi kecil Anda selama menyusui.

- Posisikan tubuh bayi Anda menghadap perut Anda sehingga bayi menyusui dalam posisi sempurna. Bagian bawah bayi harus disangga pada siku Anda. Sangga bahu, leher dan kepala bayi menggunakan tangan dan lengan bawah .

- Posisikan hidung bayi di depan puting Anda sehingga bayi bisa mulai menyusui. Geser kepala bayi dengan pelan dan lembut. Bayi biasanya tidak membuka mulut, karena itu Anda harus menggosok bibir bayi dengan puting Anda sehingga ia membuka mulutnya dengan benar.

- Posisi yang tidak tepat selama menyusui bisa menyebabkan bayi merasa kekurangan napas. Oleh karena itu, Anda harus mendorong dagu dan bibir bawah bayi ke arah payudara Anda. Biarkan dan rasakan mulut bayi Anda ketika menyentuh payudara Anda.

- Pegang payudara anda selama menyusui untuk membuat bayi Anda merasa nyaman. Jadi, pastikan bahwa Anda merasa santai dan nyaman. Ini akan menjadi pengalaman yang sangat indah ketika mendengar suara isapan lembut bayi Anda.

Cara Merawat Gigi Susu Pada Bayi

Gigi susu penting peranannya membantu anak Anda untuk belajar mengunyah dan berbicara dengan baik. Fungsi paling penting dari gigi susu adalah menjaga kualitas ruang gigi di gusi anak Anda untuk gigi permanen yang akan tumbuh.

Idealnya, Anda harus mulai membersihkan mulut bayi Anda sejak lahir, menggunakan sepotong kain kasa lembab atau kain lembut basah untuk menyeka residu susu dari gusi dan gigi. Kebiasaan membersihkan mulut yang dimulai sejak gigi bayi belum tumbuh, dapat membuatnya lebih kecil kemungkinannya untuk menolak ketika giginya disikat.

Setelah gigi susu pada bayi mulai muncul, penting untuk membersihkannya dengan hati-hati setidaknya dua kali sehari. Bakteri yang hidup secara alami di mulut bayi Anda mengubah gula (termasuk gula alami) dari makanan menjadi asam. Asam ini kemudian dapat menyerang enamel gigi bayi Anda.

Fungsi Penting Gigi Susu Pada Bayi

- Gigi susu bayi sangat penting dalam menyediakan ruang sampai gigi permanen mulai tumbuh. Jika gigi susu bayi hilang bisa mempengaruhi pertumbuhan gigi permanen, dan berpotensi menyebabkan masalah ortodontik di kemudian hari.

- Bayi membutuhkan gigi susu untuk belajar berbicara dengan jelas dan benar.

- Gigi susu pada bayi berfungsi untuk menggigit dan mengunyah.

- Hilangnya gigi susu bayi yang berlebihan dapat mempengaruhi kepercayaan diri anak pada masa pra sekolah.

Merawat Gigi Susu Bayi

- Ketika gigi susu pertama kali tumbuh, gunakan cotton bud, kain atau kain kasa yang dibasahi dengan air matang, untuk menyeka dan membersihkan gigi.

- Pada bayi berumur 18 bulan sampai sekitar 2 tahun, Anda dapat menggunakan sikat gigi anak dan mulai membersihkan giginya setidaknya sekali sehari. Awalnya, tidak perlu menggunakan pasta gigi berfluoride. Jika Anda memutuskan memakai pasta gigi berfluoride pilih yang mengandung fluoride 500 ppm fluoride.

- Gunakan sikat gigi gagang lebar dengan bulu sikat yang lembut dan rata.

- Ketika anak Anda mulai tumbuh besar, Anda bisa mengajarkan anak Anda untuk menyikat gigi setidaknya sekali sehari. Anda bisa membantu mengajarkan anak Anda menyikat giginya, dengan membimbing tangannya, atau dengan memberikan contoh secara langsung.

Setelah anak Anda bisa menyikat gigi sendiri, Anda dapat menyerahkan tanggung jawab kepada anak Anda untuk terus menyikat gigi, namun Anda mungkin masih perlu mengawasi anak Anda, untuk memastikan mereka melakukannya dengan benar.

Merawat gigi susu pada bayi tidaklah sulit. Hanya, tantangan terletak pada proses mengajar anak Anda dan membantu dia untuk melakukan kebiasaan sehat seumur hidup. Mengajarkan anak Anda untuk merawat giginya, juga bisa menciptakan kebiasaan kebersihan mulut dan gigi yang sehat di masa depan.

Cara Membersihkan Bagian-Bagian Sensitif Pada Bayi

Bayi Anda memiliki beberapa daerah sensitif yang perlu ditangani dengan sedikit lebih hati-hati, termasuk telinga, mata, hidung, tali pusat dan alat kelamin.

Membersihkan Telinga Bayi

Kotoran telinga terbentuk di luar saluran telinga bayi. Fungsi dari kotoran telinga sendiri adalah untuk membantu dalam membersihkan telinga secara alami, pelumasan alami dan melindungi telinga bagian dalam dari bakteri, jamur, air dan serangga.

Masalah infeksi telinga dan gendang telinga timbul jika kotoran telinga menumpuk di saluran telinga bagian dalam.

Bersihkan telinga menggunakan kapas basah, Anda menyekanya dengan lembut hanya di sekitar lipatan luar telinga dan di belakang telinga. Jangan menggunakan cotton bud atau alat lainnya di dalam saluran telinga, yang dapat melubangi gendang telinga dan mendorong kotoran masuk ke dalam.

Membersihkan Mata Bayi

Bersihkan mata bayi Anda menggunakan kapas atau tisu lembut yang dibasahi dengan air hangat. Lap daerah mata dari tepi hidung ke luar - menggunakan menggunakan kapas basah yang bersih untuk setiap mata. Gunakan kapas yang baru untuk setiap kali lap.

Membersihkan Hidung Bayi

Hidung sangat penting dalam pernapasan, termasuk pada bayi. Oleh karena itu, sangat penting menjaga kebersihan hidung bayi. Teteskan 1-2 tetes cairan garam faali atau NaCl 0,9% ke dalam tiap lubang hidung bayi, tunggu beberapa saat maka sumbatan akan melonggar.

Catatan: Anda hanya bisa mendapatkan cairan garam faali dari dokter, biasanya sekalian dengan spuit kecil, yang berfungsi untuk mengambil cairan dari botol dan meneteskan ke hidung bayi. Anda bisa menggunakan cotton bud kecil jika memerlukannya.

Video Cara Membersihkan Mata, Telinga dan Hidung Bayi



Tips Cara Merawat Rambut Bayi Anda

Ketika lahir, bayi memiliki rambut yang sedikit dan jarang, bahkan tidak memiliki rambut sama sekali. Semakin dia besar, rambut pun mulai tumbuh. Rambut bayi lebih lembut dan sensitif daripada rambut orang dewasa. Oleh karena itu, diperlukan perawatan rambut bayi yang benar.

Mencuci Rambut Bayi

Ketika baru lahir, Bunda tidak perlu mencuci rambut bayi setiap hari, dua kali seminggu sudah cukup. Seiring dengan pertumbuhan bayi yang semakin besar, rambutnya pun mulai tumbuh banyak. Anda bisa mencuci rambut si bayi tiga kali seminggu.

Mungkin Bunda memandikan bayi di bak, sebaiknya mencuci rambut menjelang selesai mandi. Shampoo yang digunakan pada awal mandi, busanya masuk ke dalam air, sehingga bisa membuat kulit bayi yang sensitif terkena iritasi.

Gunakan shampoo khusus bayi. Jangan menggunakan shampoo orang dewasa yang mengandung deterjen dan bahan kimia, yang membuat kulit kepala bayi kering. Pastikan agar shampoo tidak mengenai atau masuk ke mata bayi.

Menyisir Rambut Bayi

Setelah mencuci rambut, saatnya menyisir. Menyisir rambut dapat membantu menghilangkan polutan, membantu meluruskan dan merapikan rambut.

Sisir rambut bayi Anda, dengan sikat dengan bulu lembut atau sisir bergigi jarang / lebar, yang tidak akan membuat kusut dan menarik rambut bayi Anda.

Sisir rambut bayi Anda dengan lembut dan perlahan-lahan. Jangan terlalu keras agar tidak merusak rambut bayi.

Memotong Rambut Bayi

Potong rambut bayi, ketika sudah berumur satu tahun. Gunting rambut bisa menjadi pengalaman menakutkan bagi si bayi. Gunakan gunting yang aman, tanpa ujung runcing untuk mencegah terjadinya cedera. Jika Anda takut untuk memotong rambut bayi Anda, Anda dapat mencari bantuan dari profesional seperti penata rambut atau salon.

Kapan waktu memotong rambut yang tepat? Sebaiknya, buatlah jadwal potong rambut bagi si bayi. Jika rambut sudah mengganggu mata si kecil, Anda tidak punya pilihan selain memotongnya. Anda hanya perlu berhati-hati dalam memotong rambutnya.

Hindari memotong rambut bayi ketika dia masih tidur atau mengantuk, karena akan membuatnya rewel dan takut. Jadwalkan memotong rambut ketika si bayi terjaga atau santai.

Merawat rambut bayi sangatlah sederhana, jika Bunda mengetahui tips dan cara yang tepat. Dengan mengikuti tips di atas, Anda dapat memberikan bayi Anda rambut yang halus dan indah. 

Cara Merawat Kulit Bayi Agar Tetap Sehat

Memiliki bayi merupakan momen yang sangat istimewa dan membahagiakan. Namun, untuk para ibu baru, mungkin akan sangat menakutkan dan menyulitkan. Terutama untuk masalah perawatan kulit bayi.

Salah satu pertanyaan, yang sering dilontarkan para ibu yang baru melahirkan. Bagaimana cara merawat kulit bayi? Kulit bayi yang baru lahir, bisa sangat halus dan sangat rentan terhadap rangsangan dan serangan berbagai kuman penyakit. Anda akan menemukan panduan cara merawat kulit bayi dengan benar.

Kulit bayi layaknya kulit orang dewasa, berfungsi melindungi organ-organ tubuh yang sensitif. Fungsi lainnya adalah menjaga suhu tubuh si bayi. Bayi memiliki kulit yang sangat tipis dan sensitif. Kondisi kulit bayi pun berbeda-beda. Beberapa produk perawatan kulit bayi, mungkin cocok dan membantu. Tapi, untuk sebagian bayi, produk-produk tersebut bisa membuatnya jadi lebih buruk.

Dalam beberapa bulan pertama, bayi hanya perlu dimandikan dua atau tiga kali seminggu, tidak perlu setiap hari. Memandikan bayi lebih sering pada tahap awal kelahiran, dapat mengeringkan kulit si bayi. Anda dapat membersihkan bayi Anda dengan menggunakan air hangat, gunakan handuk atau kapas yang sudah dicelupkan dalam air hangat tadi, kemudian usapkan di wajahnya, tangan, area popok dan leher.

Ketika memandikan bayi, gunakan air hangat kuku. Gunakan pergelangan tangan Anda untuk menguji suhu air. Bersihkan semua lipatan kulit si bayi seperti lipatan di belakang telinga dan lipatan leher.

Jika kulit si bayi tidak terlalu kering, penggunaan baby lotion tidak diperlukan. Hindari penggunaan lotion orang dewasa. Hindari menggunakan baby oil atau jenis senyawa berminyak pada kulit bayi Anda, karena hal ini dapat menyebabkan kelenjar keringat tersumbat dan ruam.

Jika kulit si bayi kering dan bersisik, Anda dapat mempertimbangkan untuk menggunakan lotion pelembab khusus bayi. Sebaiknya gunakan setelah mandi.

Penggunaan bedak bayi, sebaiknya memilih bedak yang terbuat dari tepung jagung daripada bedak talk. Tepung jagung lebih alami, sedangkan bedak talk mengandung bahan kimia yang dapat menyebabkan pneumonia bila terhirup.

Setiap kali mengganti popok bayi, gunakan lap bayi untuk membersihkan di seluruh daerah sekitar popok. Jika bayi Anda buang air besar, Anda mungkin membutuhkan lebih dari satu lap bayi.

Jika bayi Anda perempuan, berhati-hatilah untuk tidak menyeka kotoran ke dalam lubang kelamin. Bersihkan kotoran dari depan ke belakang. Sedangkan pada bayi laki-laki, sebaiknya bersihkan dengan hati-hati di bawah skrotum, karena kotoran bayi bisa bersembunyi di sana.

Hati-hati pemilihan pakaian dan selimut untuk si bayi. Beberapa bahan mungkin bisa berakibat buruk bagi kulit bayi yang sensitif. Sebaiknya, gunakan bahan katun agar nyaman untuk kulit bayi. Hindari mencuci pakaian atau selimut dengan deterjen keras, karena dapat membuat iritasi kulit si bayi.

Menjaga dan merawat kulit bayi agar tetap lembut dan indah sangatlah penting. Tapi, ini tidak selalu semudah yang Anda pikirkan. Semoga, tips di atas, membantu para Ibu untuk menjaga kulit bayi tetap sehat.

Cara Memandikan Bayi Yang Benar Agar Tetap Bersih

Memiliki seorang bayi menjadi pengalaman paling indah bagi orang tua. Akan tetapi, karena kondisi kesehatan dan kulit yang sensitif, maka perlu mempertimbangkan cara mengurusnya. Memandikan bayi yang baru lahir adalah salah satunya.

Sebagai seorang ibu, memandikan bayi bukan hanya sekedar menjaga kebersihannya, tapi lebih dari itu. Memandikan bayi bisa menjadi cara yang indah untuk memperkuat ikatan batin seorang ibu dan bayi. Pada tulisan ini, Anda akan mengetahui cara memandikan bayi yang benar.

Seperti yang Anda ketahui, mandi merupakan cara untuk tetap menjaga bayi Anda tetap bersih. Ada banyak pertimbangan yang harus selalu digunakan agar dapat memandikan bayi dengan benar.

Pada minggu pertama atau selanjutnya, Anda memandikan bayi Anda dari kepala sampai kaki dengan air hangat , spons atau kain flanel basah dan kapas yang dibasahi. 

Sebelum mulai, Siapkan popok dan pakaian yang bersih. Pastikan suhu ruangan hangat. Isi mangkok atau bak dengan air hangat kuku. Cara mengetahui apakah air tersebut suam-suam kuku yaitu, periksa suhu dengan mencelupkan siku ke dalam air . Ini adalah cara yang dapat diandalkan untuk menguji suhu karena siku Anda sangat sensitif.

Hindari penggunaan air dingin, karena tidak baik untuk kesehatan bayi. Selain itu, air dingin dapat membuat kulit si bayi kering. Hindari juga penggunaan sabun.

Lepaskan pakaian si bayi. Kemudian, letakkan bayi Anda di atas handuk yang bersih. Mulailah mengusap bagian sekitar mata bayi. Celupkan sepotong kapas bersih ke dalam air hangat kemudian peras. Usapkan dengan lembut pada bagian sekitar mata si bayi, mulai dari sudut hidung. Gantilah kapas untuk setiap usapan.

Langkah berikutnya, gunakan kapas baru, bersihkan telinga bayi Anda tanpa membersihkan di dalamnya. Bersihkan bagian belakang telinga dengan kapas baru lagi.

Selanjutnya, gunakan kapas yang baru, untuk menyeka wajah, leher lipatan dan tangan bayi Anda. Bersihkan bagian bawah dan kelamin bayi Anda, setiap mengganti popok.

Jika sudah selesai memandikan bayi, keringkan dengan lembut, berikan perhatian khusus pada lipatan tubuhnya. Anda mungkin ingin melembutkan kulit bayi dengan lotion pelembab ringan, minyak atau emollient jika kulitnya kering. Selimuti bayi Anda dengan handuk, kemudian berikan pelukan agar tetap hangat dan cepat diberikan pakaian.

Dengan cara memandikan bayi di atas, semoga membuat hari-hari Anda sebagai orang tua menjadi benar-benar  menyenangkan. Selamat menikmati kebersamaan Anda sebagai ibu dan bayi.

Video Cara Memandikan Bayi